Jumat, 29 November 2013

Analisis Eksploratif loyalitas konumen Ayam Bakar Mas Joko pada lokasi, harga dan produk (rasa) di Mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen.


A. Latar Belakang
            Pemerintah Indonesia sangat mendukung gerakan UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk mendongkrak perekonomian masayarakat kalangan kelas menengah kebawah. Ada banyak cara untuk menjalankan UKM. Salah satunya adalah menjadi pengusaha makanan. Jenis makanan pun sangat beragam, namun yang terpenting adalah menumbuhkan inovasi dan kreatifitas dalam merancang produk yang dikeluarkan. Usaha kecil menengah yang akan penulis angka adalah mengenai produk ayam bakar yang dibuat sendiri oleh penjualnya.
            Ayam bakar sampai saati ini sudah banyak dijual dengan cita rasa dan khas masing-masing penjual. Untuk kawasan di Universits Gundarama kampus E Kelapa Dua, Depok ada 4 tempat ayam bakar yang dikenal oleh penulis. Salah satunya adalah ayam bakar Mas Joko. Pada saat penulis mengetahui tempat makan ini, lokasinya berada di pertigaan gang belakang kampus E. Dari arah menuju mesjid kemudian belok kanan lurus terus dan berada diujung persimpangan maka akan terlihat sebauh tempat yang penuh dengan kepulan asap. Dapat dipastikan bahwa tempat tersebut merupakan tempat ayam bakar Mas Joko berada.
            Tempat makan ayam bakar Mas Joko ini ramai dengan pengunjung karena lokasi yang mudah dijangkau  (tidak begitu sulit mencari tempatnya). Selanjutnya dari sisi harga untuk ukuran mahasiswa sesuai dan selanjutnya adalah produknya sendiri yang terkonsentrasi pada rasa ayam bakarnya itu sendiri. Banyak orang yang menyukai ayam bakar Mas Joko ini dapat dilihat dari aenak dan serasi dengan ayam bakarnya. 3 hal yang penulis garis bawahi untuk rasa adalah dagingnya empuk, rasa meresap hingga kedalam, dan cita rasa sambal pedas yang pas.
            Namun pada pertengahan tahun, ayam bakar Mas Joko berpindah lokasi. Sebenarnya tempat saat ini tidak begitu jauh dari lokasi semula. Tetapi, harus berbelok ke kiri dari tempat yang dulu. Sehingga untuk beberapa orang yang tidak mengetahui akan berpindahnya lokasi ayam bakar ini sedikit sulit mencari. Untuk lokasi saat ini berada tidak jauh dari tempat semula, penulis pun sudah mengetahui lokasi yang sekarang. Sampai saat ini pun konsumen yang akan menikmati ayam bakar ala Mas Joko ini masih ramai.
            Selanjutnya, ada hal yang menjadi menarik pada kondisi yang terjaid dilapangan saat ini yaitu mengenai loyalitas konsumen terhadap ayam bakar yang dijual oleh Mas Joko pada tingkat lokasi, harga dan produk (terkonsentrasi pada rasa). Penulis akan mengeksplorasi hal yang telah disebutkan sebelumnya.

B. Gambaran Objek Penelitian
            Objek yang akan diteliti adalah ayam bakar Mas Joko yang berlokasi di gang belakang Kampus E Universitas Gunadarma Kelapa Dua Depok. Ayam bakar ini baru beroprasi kurang dari jangka 10 tahun. Ayam bakar ini memiliki cita rasa yang menarik dari segi rasa dan komponen pendukungnya yaitu sambal pedasnya. Mas Joko sendir tidak hanya menjual ayam bakar, namun ada juga ayam goring tepung yang sebenarnya juga diminati oleh konsumen, namun penulis saat ini terkfokus pada ayam bakar yang dijual.
            Ayam bakar ini banyak memiliki pelanggan hal ini dapat dibuktikan dengan berpindahnya tempat makan ayam bakar Mas Joko tidak serta merta menurunkan jumlah pelanggan yang datang. Tempat makan ayam bakar memiliki tempatyang lebih baik dari sebelumnya ini dilihat dari lebih tertatanya meja kursi. Sedangkan untuk responden yang diambil adalah mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen. Responden ini diambil secara acak oleh penulis sebanyak 30 orang responden yang selalu atau pernah makan di
ayam bakar Mas Joko.

C. Landasan Teori
            Landasan teori pada penulisan ini yang pertama dibahas adalah mengenai loyalitas. Pengertian loyalotas ini didaptkan dari sumber jurnal yang ditulis oleh Diah Dharmayanti sebagai Staf Pengajar Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Petra, Surabaya. Pengertian loyalitas adalah respon perilaku/pembelian yang yang bersifat bias dan terungkap secara terusmenerus oleh pengambil keputusan dengan memperhatikan satu atau lebih merek alternative dari sejumlah merek sejenis dan merupakan fungsi proses psikologis. Namun perlu ditekankan bahwa hal tersebut berbeda dengan perilaku beli ulang, loyalitas pelanggan menyertakan aspek perasaan didalamnya (Dharmmesta,1999).
            Sedangkan menurut Griffin (1996), pelanggan yang loyal adalah mereka yang sangat puas dengan produk atau jasa tertentu sehingga mempunyai antusiasme untuk memperkenalkannya kepada siapapun yang mereka kenal. Menurut Griffin (1996) karakteristik pelanggan yang loyal antara lain:
1.) Melakukan pembelian secara teratur
2.) Membeli diluar lini produk atau jasa
3.) Menolak produk atau jasa dari perusahaan lain
4.) Kebal terhadap daya tarik pesaing
5.) Menarik pelanggan baru untuk perusahaan
6.) Kelemahan atau kekurangan akan diberitahukan kepada perusahaan
            Sehingga penulis mengambil kesimpulan bahwa loyalitas adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan perasaan akan rasa untuk tetap memilihi hal yang diinginkan sesuai dengan kepuasan yang telah diterima.
Selanjutnya mengenai lokasi, pengertian lokasi (location) adalah posisi pasti dalam ruang. Dalam Geografi lokasi mempunyai dua makna, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif :
1.) Lokasi absolut adalah lokasi di permukaan bumi yang ditentukan oleh sistem koordinat garis
lintang dan garis bujur, disebut juga lokasi mutlak. Lokasi absolut berguna untuk menentukan fenomena/gejala dalam ruang di permukaan bumi atau dalam peta.
2.) Lokasi relatif adalah lokasi sesuatu objek yang nilainya ditentukan oleh objek-objek lain di
luarnya.
            Lokasi ayam bakar Mas Joko ini memiliki lokasi relative yaitu lokasi yang berada di gang belakang kampus E Universitas Gunadarma Kelapa Dua, Depok.
            Kemudian pengertian harga, yang diambil penulis dari sebuah jurnal yang ditulis oleh Isman Pepardi dalam Monroe (1990) menyatakan bahwa harga merupakan pengorbanan ekonomis yang dilakukan pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa.
            Dan yang terakhir adalah pengertian produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan ,dimiliki, digunakan ,atau dikonsumsi  yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Produk mencakup objek fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan gagasan. Kemudian produk adalah alat pemasaran yang paling mendasar menurut Kotler dan Amstrong (2001:11) menyatakan bahwa :”Produk adalah segala seuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan ,dimiliki, digunakan ,atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Produk mencakup objek fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan gagasan.” Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa produk merupakan segala sesuatu baik barang dan jasa yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumsinya.

D. Masalah yang diangkat
            Dari latar belakang yang telah diuraikan, penulis mengangkat masalah mengenai loyalitas konsumen terhadap lokasi, harga dan produk. Lokasi ayam Bakar Mas joko pernah berpindah tempat sehingga dapat melihat loyalitas konsumennya. Ayam bakar sendiri saat ini sudah banyak dengan harga yang bersaing, untuk ayam bakar Mas Joko ini dapat mempengaruhi loyalitas konsumennya. Disamping itu, keberadaan ayam bakar ini cita rasanya dapat mempengaruhi loyalitas konsumen. Untuk itu agar lebih jelasnya penulis akan menguraikan masalah yang akan diangkat, yaitu sebagai berikut :
1.) bagaimana loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap lokasi ayam bakar Mas Joko saat ini?
2.) bagaimana loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap harga ayam bakar Mas Joko saat ini?
3.) bagaimana loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap produk ayam bakar Mas Joko saat ini?
            Untuk menjawab permasalahan yang diangkat penulis akan dibahas pada sesi selanjutnya sesuai dengan jawaban yang diberikan kepada responden acak.

E. Pembahasan
            Penulis memberikan wawancara kepada konsumen yang berada dilingkungan kampus E universitas Gunadarma fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen yang diambil secara acak sebanyak 30 orang, dimana konsumen ini adalah mereka pelanggan/konsumen dari ayam bakar Mas Joko pada saat ini. Dari wawancara ini penulis memberikan piliah berupa sangan setuju, setuju, netral, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Penulis mengambil hasil dari pilihan yang diberikan oleh responden. Dari beberapa pertanyaan yang menjadi fokus adalah lokasi, harga dan produk (rasa). Hasilnya dari 30 orang responden adalah sebagai berikut :
17 orang dari 30 orang setuju ayam bakar Mas Joko karena lokasi yang tidak begitu jauh dari kampus.
23 orang dari 30 orang setuju ayam bakar Mas Joko sesuai dengan budget yang ada pada mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen.
24 orang dari 30 orang setuju produk (rasa) ayam bakar Mas Joko ini memiliki cita rasa tersendiri.
Penggambaran diagram pada lokasi





Penggambaran diagram pada harga


Penggambaran diagram produk (rasa)

Dari data yang telah didapatkan penulis berpendapat bahwa lokasi, harga dan produk (rasa) dapat menciptakan loyalitas konsumen. Ini dapat dilihat bahwa penjualan di tempat makan ayam Bakar Mas Joko ini selalu dipenuhi oleh pelanggan yang sedang makan siang atau sekedar mampir untuk makan.
            Penilaian selanjutnya adalah sangat baik untuk katagero sangat setuju, baik untuk kategori setuju, sedang untuk kategori netral, kurang baik untuk kategori tidak setuju, dan sangat kurang baik untuk kategori sangat tidak setuju. Berdasarkan data yang telah ada pembahasan ini akan menjawab masalah yang diangkat pada sesi sebelumnya. Penulis memberikan penilaian atas jawaban yang paling banyak dijawab yaitu setuju, yang artinya loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap lokasi ayam bakar Mas Joko saat ini adalah baik. Kemudian loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap harga ayam bakar Mas Joko saat ini adalah baik. Selanjutnya loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen terhadap produk ayam bakar Mas Joko saat ini adalah baik.


F. Simpulan dan Saran
1.) Simpulan
            Dari riset yang dilakukan oleh penulis dapat diketahui bahwa loyalitas konsumen juga dapat dipengaruhi oleh lokasi, harga dan produk yang terkonsentrasi pada tingkat rasa. Walaupun lokasi yang sempat berpindah tidak menurunkan konsumen yang akan makan, dengan harga ayam bakar yang sama tidak menurunkan minat konsumen, serta dengan banyaknya pesaing tidak menurunkan banyaknya konsumen karena cita rasa yang disajikan sesuai dengan kepuasan konsumen itu sendiri.

2.) saran
            Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih baik lagi untuk menyempurnakan yang telah ada, karena penelitian ini masih dinilai memiliki kekurangan penulis. Variable yang dapat digunakan adalah lokasi, harga dan produk (rasa) sebagai indikator variabel bebasnya, dan loyalitas konsumen sebagi indikator variabel terikat. Dengan sampel yang disesuaikan.



Sumber yang terkait :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar